politikku

Victory Lap

Istilah ini dikenal dalam dunia Moto GP, seorang pembalap yang memenangi race akan bermotor mengelilingi sirkuit sambil membawa bendera kemenangan. Ada ungkapan terima kasih kepada pendukung, entertain / hiburan untuk pendukung dan luapan rasa syukur atas pencapaian yang sudah dibuat.

Dalam politik, saya pertama kali mendengar istilah ini dipakai ketika Recep Tayip Erdogan yang waktu itu terpilih menjadi Perdana Menteri Turki melakukan victory lap dengan mengunjungi kembali wilayah-wilayah yang dulu pernah dikunjungi saat kampanye. Untuk menunjukkan wujud syukur, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat dan memastikan bahwa Erdogan tidak melupakan janji yang pernah disampaikan sewaktu kampanye dan masyarakat merasa yakin bahwa setelah perhelatan Pemilu mereka tidak ditinggalkan.

Mengambil contoh dari dua momen diatas, saya berniat melakukan hal serupa, yakni melakukan penyusuran kembali wilayah-wilayah yang dulu disambangi tujuannya untuk memastikan lagi khidmat apa yang akan diberikan kepada masyarakat. Menyerap aspirasi dalam kondisi dan posisi yang berbeda. Dulu dalam rangka meraih dukungan, sekarang dalam rangka merawat hubungan dan ikut menata masyarakat menjadi lebih baik lagi, sebagai daerah prioritas penanganan.

Bersama Bu Soni, tuan rumah yang baik hati

Kemarin, bertepatan tanggal 2 September, mendapatkan undangan dari Komunitas DMan sebuah komunitas senam masyarakat yang dipimpin oleh Kang Maman Rukmana (makanya namanya DMan hehehe .. kalo Iwan jadi DWan), untuk mengisi acara Pengajian dalam rangka Ulang Tahun DMan yang ke-3. Karena bertepatan dengan Tahun Baru Islam maka disampaikanlah sekilas soal makna hijrah dan hubungannya dengan aktivitas para pegiat senam ini. Komunitas ini termasuk kedalam kelompok pendukung iher ketika Pemilu Legislatif kemarin. Merupakan kewajiban saya untuk mendengarkan apa aspirasi mereka. Sebetulnya ibu-ibu sudah cukup surprise dengan kedatangan saya. Itulah, nampaknya masyarakat sudah terlalu sering mendapati kenyataan bahwa anggota dewan tidak mau lagi turun setelah terpilih dan duduk di kursi empuk.

Saya melihatnya dengan cara seperti ini, mendapatkan amanah sebagai anggota dewan artinya kita mendapatkan peluang untuk mengalirkan berbagai kebaikan dan peluang kepada masyarakat. Mendengar secara langsung aspirasi masyarakat dan dapat meneruskan ke pihak pemerintah daerah untuk bisa melaksanakan berbagai aspirasi sesuai program yang sudah dibuat. Hakikatnya penyaluran aspirasi ini membantu pihak Pemerintah agar pelaksanaan kegiatan dan program pemerintah lebih tepat sasaran. Dengan perjalanan Victory Lap kita juga mendapatkan support gratis karena memiliki banyak informan yang bisa menyampaikan apa yang tengah dirasakan oleh masyarakat. Tugas Anggota Dewan bukanlah memenuhi daftar permintaan masyarakat konstituen tetapi menyusun program dalam rangka mengadvokasi kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

wilayah kelurahan Sukapura Kircon

Hikmah lainnya adalah dalam rangka menyiapkan Community Development (pengembangan komunitas), kita memilih dan menetapkan program pengembangan masyarakat yang terpadu. Baik pembinaan sumber daya manusia, penataan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Setidaknya saya mencatat ada beberapa permasalahan yang ditemui di masyarakat:

  1. Masalah Lapangan Pekerjaan dan Tambahan Penghasilan
  2. Masalah Sanitasi Lingkungan
  3. Masalah Air Bersih
  4. Kebutuhan Sarana Bermain anak-anak dll

Manfaat lanjutannya adalah ini bentuk kampanye jangka panjang untuk masuk di tahap selanjutnya. Politik adalah sebuah bentuk pertarungan jangka panjang dan berkelanjutan. Gagasan yang kita tawarkan perlu dikelola secara berkelanjutan, Politik Gagasan harus hidup di tengah masyarakat sehingga fenomena money politics yang tumbuh subur dimasa Pemilu tidak akan lagi mendominasi. Semoga .. ini jalan menuju masa depan negara menjadi lebih baik. Mulai dari yang kecil di sekeliling kita.

[iher, 3 Sep]
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close